![]() |
| Kegembiraan dan Kebersamaan dalam sebuah tarian |
Jika Bali terkenal dengan tari pendet dan kecak-nya, maka Nias juga memiliki keanekaragaman kesenian tari yang tidak kalah dengan pulau dewata tersebut. Beberapa kesenian tari yang ada di Nias diantaranya Tari Moyo, Tari Baluse atau Tari Perang, Tari Hiwo, Tari Wofadogo Omo dan masih banyak lagi.
Selain beberapa jenis tarian di atas, Tari Maena juga merupakan salah satu kekayaan budaya yang terdapat di Pulau Nias. Tarian ini mengandung makna kegembiraan, kemeriahan dan kebersamaan yang dikemas dalam gerak tarian yang sederhana dan mudah ditirukan oleh siapa saja. Setiap gerakan dari tari ini diiringi dengan lantunan pantun-pantun maena (Fanutunõ Maena) yang dibawakan oleh seorang/ dua orang wanita cantik yang disebut sebagai Sanutunõ Maena, dimana selanjutnya pantun-pantun tersebut kemudian disuarakan oleh orang yang mengikuti tarian ini yang disebut Sanehe Maena/Ono Maena.
Tari Maena biasanya disuguhkan pada setiap acara perkawinan (Fangowalu), pesta (Falõwa/Owasa/Folau Õri) yang diikuti oleh banyak orang dengan harapan agar budaya ini tetap lestari meskipun dibawah himpitan budaya asing. Budaya ini kiranya juga dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai sebuah identitas jati diri Ono Niha (sebutan untuk orang nias).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar